Hal-hal Dasar Mengenai Ekspor

pengertian eksporMelebarkan sayap usaha ke luar negeri adalah salah satu cara untuk berkembang. Memperluas pasar hingga manca negara akan membuat bisnis kita semakin besar. Sebagai eksportir baru, tentu banyak hal yang harus Anda pelajari tentang tata cara dan hal-hal mendasar dalam proses ekspor Indonesia. Apa saja yang sangat penting diketahui sehingga Anda benar-benar mengerti tentang prosedur ekspor di Indonesia? Berikut ini adalah hal-hal dasar ekspor Indonesia yang harus diketahui dan dimengerti oleh setiap eksportir untuk menghindari kesalahan prosedur yang bisa mengakibatkan kerugian besar.

1. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah mengetahui secara detail tentang pengertian ekspor sendiri. Ekportir harus mengerti dan bisa memenuhi secara detail tentang prosedur dan persyaratan sebagai ekportir. Ada beragam syarat yang harus dipenuhi seorang ekportir untuk bergabung dengan pasar ekpor Indonesia yaitu memiliki surat ijin usaha perdagangan. Sudahkah perusahaan Anda memiliki surat ijin tersebut? Surat ijin ini hanyalah satu dari beragam persyaratan administrasi yang harus dipenuhi untuk dapat mengikuti ekspor Indonesia.

2. Seorang eksportir harus memahami benar resiko-resiko yang harus dihadapi dalam menjalankan bisnis ini. Sebagai contoh, seornga eksportir harus berhadapan dengan setidaknya lima macam resiko. Salah satu dari resiko tersebut adalah resiko operasional, dimana beragam hal bisa terjadi dalam waktu singkat. Resiko pembayaran juga merupakan salah satu resiko yang harus dipahami dan diminimalkan.

3. Seorang eksportir juga harus memahami prosedur ekspor standar yang berlaku ditanah air, serta harus juga memahami prosedur ekspor yang harus dilakukan di negara tujuan. Dalam prosedur tersebut terdapat berbagai macam dokumen yang cukup rumit yang harus dipenuhi untuk kelengkapan transaksi. Prosedur ekspor yang harus dipahami tidak hanya berkisar masalah isi dokumen tetapi juga masalah teknis pengiriman dokumen, terkait dengan prosedur pengurusan barang setelah tiba di negara tujuan.

4. Selain memahami prosedur ekspor, eksportir harus mengetahui tentang kontrak penjualan dengan baik. Dalam kontrak penjualan ada banyak detail yang harus diperhatikan untuk mengamankan proses transaksi tersebut. Pemahaman dan pengertian ekspor yang baik dan benar akan membuat seorang eksportir mampu membuat sales kontrak yang aman untuk diri sendiri. Banyak hal yang harus tertuang dalam kontral penjualan adalah metode pembayaran. Metode pembayaran harus diterangkan secara detail guna mengamankan barang dan menghindarkan eksportir dari wanprestasi pihak importir.

5. Pengertian ekspor yang dimiliki oleh seorang eksportir harus cukup luas sehingga yang bersangkutan bisa membuat keputusan penting mengenai kondisi penjualannya saat itu. Beragam kejadian, mulai dari proses pengiriman hingga pembayaran bisa terjadi dan berpotensi merugikan pihak eksportir. Berbekal pengertian ekspor yang mendalam akan membuat seorang ekportir memiliki kemampuan membuat perencanaan secara detail hingga kemungkinan kesalahan dapat diminimalkan.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply