Proses Pengolahan Batu Berlian

proses pengolahan berlianBerlian adalah batuan berharga yang sangat mahal dan sangat disenangi oleh kaum hawa. Batu permata ini sering ditemukan di sekitar kawasan gunung berapi, pada awalnya batuan ini masih berbentuk biji sehingga dilihat sekilas seperti batuan biasa. Kegunaan batu berlian sangat beragam. Pada kalangan kaum hawa, batu berlian menjadi aksesoris untuk mempercantik diri. Contohnya, menjadi cincin berlian, kalung berlian, dan batu permata pada mahkota. Di kalangan pertambangan, batu berlian menjadi mata bor pada bor yang digunakan. Kalangan industri, batu berlian menjadi salah satu komponen penting untuk produk elektronik.

Batu permata ini terbentuk di leher gunung berapi. Lava yang berada di leher gunung berapi secara perlahan akan mendingin dan menjadi biji berlian. Ketika gunung berapi meletus, letusan ini mengeluarkan biji berlian ke sekitar gunung tersebut.

Batu berlian yang masih berupa biji dapat dibentuk menjadi beragam bentuk. Bentuk permata untuk dijadikan cincin berlian atau perhiasan pada tongkat kerajaan, bentuk air mata yang dijadikan untuk kalung, dan masih banyak bentuk lainnya.

Pembentukan berlian mentah memiliki langkah-langkah yang harus dipatuhi, berikut langkah-langkah pengolahan berlian.

Pertama, mencari biji berlian di tambang atau kawasan gunung. Pada proses selanjutnya, berlian mentah ini diolah menggunakan metode comminution dan liberation. Metode comminution merupakan metode untuk menghancurkan biji yang berukuran besar menjadi biji yang ukurannya kecil. Metode liberation adalah metode memisahkan berlian mentah dari kandungan material lain di biji berlian. Hal ini diulang terus menerus untuk mendapatkan berlian mentah dari biji berlian.

Kedua, membersihkan berlian mentah dengan campuran ferrosilicon. Berlian mentah akan dibersihkan dengan air sampai bersih dan kemudian diproses untuk mendapatkan mineral berlian yang mengendap di bawah campuran ferrosilicon. Mineral yang mengendap itulah yang memiliki kadar berlian yang tinggi.

Ketiga, setelah proses membersih lalu dilakukan proses penyotiran. Proses ini untuk mencari kandungan berlian di endapan melalui bantuan sinar X. endapan yang memiliki kandungan berlian akan di alirkan ke proses berikutnya.

Terakhir, proses pemotongan. Berlian mentah yang sudah diproses akan di cek tingkat kemurniannya. Semakin besar berlian mentah tersebut, makin tinggi juga tingkat kemurniannya. Proses berikut di bentuk dengan bantuan laser. Hal ini untuk membentuk bentuk berlian menjadi lebih mahal harganya, bisa di temukan pada cincin berlian dan mahkota berlian.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply